Medan, S24-Jejak karier Wira Arizona, seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Karo, Sumatera Utara, yang belakangan menjadi sorotan publik karena menangani kasus videografer Amsal Sitepu.
Wira Arizona dikenal sebagai jaksa muda sejak tahun 2022 dengan latar belakang pendidikan hukum dari USU.
Berikut Biodata Lengkap Wira Arizona:
Nama Lengkap: Wira Arizona, S.H.
Tempat/Tanggal Lahir: 31 Mei 1995
Profesi: Jaksa Penuntut Umum (JPU) – Kejaksaan Negeri Karo
Pendidikan: Lulusan Pendidikan Pembentukan Jaksa Angkatan 79 Gelombang 2 (2022), kemudian dilantik sebagai Ajun Jaksa Madya.
Usia: 30 tahun (per April 2026).
Karier dan Kiprah Profesional:
Penempatan: Bertugas di Kejaksaan Negeri Karo, Sumatera Utara.
Kasus yang Membuat Viral: Menjadi JPU dalam perkara videografer Amsal Christy Sitepu terkait dugaan mark-up anggaran video profil desa.
Sorotan Publik:
Tuntutan yang diajukan dianggap kontroversial karena menyebut biaya editing video seharusnya Rp 0.
Pernyataan ini memicu perdebatan luas di kalangan masyarakat kreatif dan DPR RI.
Pemeriksaan Internal: Bersama enam jaksa lain dari Kejari Karo, ia diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terkait penanganan perkara Amsal Sitepu tersebut.
Harta Kekayaan:
Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN): Kas dan Setara Kas: Rp 74.098.039
Total Harta Kekayaan: Rp 2.302.598.039 atau Rp 2,3 miliar.
Kenaikan Kekayaan: Naik sekitar Rp 300 juta dalam setahun.
Sosok Wira Arizona, Jaksa Muda Baru 4 Tahun Menangani Puluhan Kasus di Karo
Nama Wira Arizona belakangan mencuat sebagai salah satu jaksa muda yang aktif menangani sejumlah perkara di Kejaksaan Negeri Karo.
Lahir pada 31 Mei 1995, Wira menempuh pendidikan hukum di Universitas Sumatera Utara (USU).
Ia meraih gelar Sarjana Hukum pada 2016 dengan skripsi bertema; "Tinjauan Yuridis Terhadap Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah di Bidang Perizinan Kaitannya dengan Penggalian C."
Tak berhenti di situ, ia melanjutkan studi magister di kampus yang sama dan lulus pada 2019 dengan tesis berjudul; "Analisis Yuridis Kekuatan Hukum Pengajuan Permohonan Renvoi Prosedur oleh Kreditor yang Didasarkan Kepada Audit Internal Perusahaan Kreditor (Studi Putusan Mahkamah Agung No. 617.K/PDT.SUS.PAILIT/2018)".
KASUS AMSAL SITEPU - Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Wira Arizona, membantah tudingan intimidasi terhadap videografer Amsal Christy Sitepu.
Awal Karier sebagai Jaksa
Setelah menyelesaikan Pendidikan Pembentukan Jaksa Angkatan 79 Gelombang 2 pada tahun 2022, Wira dilantik sebagai Ajun Jaksa Madya.
Penugasan pertamanya di Kejari Aceh Jaya. Di sana, ia belum banyak memberi ruang untuk menangani perkara di pengadilan. Namun, kepindahannya ke Kejari Karo pada 2023 menjadi titik balik kariernya.
Menangani Perkara Pidana Umum
Kasus pertama yang ditangani Wira di Kejari Karo adalah perkara narkotika dengan terdakwa Yabes Gulo pada Mei 2023.
Sejak itu, ia tercatat menangani 18 perkara pidana umum, mulai dari narkotika, perlindungan anak, pencurian, perjudian, penggelapan, hingga perpajakan.
Fokus pada Tindak Pidana Korupsi
Yang paling menonjol dari kiprahnya selama di Kejari Karo adalah penanganan kasus korupsi.
Sejak Mei 2024 hingga Maret 2026, Wira sudah menangani 16 perkara Tipikor di Pengadilan Tipikor PN Medan, di antaranya:
- Korupsi proyek video profil dan website desa.
- Korupsi penyaluran pupuk.
- Dugaan korupsi pejabat di PDAM Tirta Malem Kabupaten Karo.
- Dugaan korupsi Kusnadi, S.Hut, Kepala Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah II, terkait izin penebangan hutan Siosar pada 2022–2024.
Laporan Harta Kekayaan
Transparansi juga terlihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang dilaporkan Wira. Ia tercatat memiliki kekayaan senilai Rp2,016 miliar, terdiri dari:
- Tanah dan bangunan di Tapanuli Selatan senilai Rp1 miliar.
- Tanah hasil sendiri di Kabupaten Batubara senilai Rp182 juta.
- Mobil Pajero hibah tahun 2022 senilai Rp590 juta.(GN-tribunnews.com)

0 Komentar